DENAH LOKASI PHI KUALA TUNGKAL


LAMBANG ATAU LOGO PHI TEMPO DULU
PAPAN MEREK PHI KUALA TUNGKAL SEKARANG
FIRMA SUKUR BROTHER & CO KUALA TUNGKAL
KH. M. Ramli wa shahibih sekitar 1960-anFhoto Studio Apong jalan Asia Kuala Tungkal


Pasirah Haji Thahir Kuala Tungkal
Hj. Sampurna wa akhawatuha
Hj. Sampurna wa awladuha
Hj. Sampurna wa akhawatuha (1)
Hj. Sampurna wa akhawatuha (2)
Tuan Guru Madrasah Darul 'Ulum Mesir tahun 1375 H/1955 M
Pengurus organisasi Musyawaratutthalibin di Banjarmasin, Mei 1932.Duduk dari kanan ke kiri H. Ridwan Syahrani, Muhammad Zein, Salim Jindan (tamu/ulama dari Hadramaut, deretan ke-5), Busra Kasim (deretan ke-7), Saleh Ghani (deretan ke-8). Berdiri dari kanan, H. Anwar Hasan (deretan ke-10) di depan gedung Musyawaratutthalibin, Jalan Pasar Lama (Jl. Andalas) Banjarmasin. (Di bekas lokasi, kini berdiri Masjid Al Musyarrafah, Jalan Perintis Kemerdekaan).
Photo para jawara Qori' Nasional Indonesia jaman dulu?1. Salafuddin (Jawa Tengah)
2. Rahmat (Rochmat)Lubis (Sumatera Utara)
3. Mushaffa (Mushtafa?) Ahmad (Jawa Tengah)
SISA-SISA PESTA AGAMA
JUARA I & II PADA MTQ NASIONAL V DI SENAYAN DIREBUT SUMATERA, UNTUK PRIA & KALIMANTAN SELATAN, UNTUK WANITA. HANYA SATU MUNCUL JUARA PERTAMA DARI JAWA YAITU JAWA TIMUR UNTUK QARI'AH TINGKAT SD. RU AG ED 32/02 TA 721014 HA 41 SU AL QURAN ; ISLAM SS MTQ KE-5
RATA-RATA penguujung Istora Senayan, pada MTQ ke-V kemarin, mempunyai tjalon-tjalon pemenang yang mereka ramalkan akan keluar sebagai juara. Meskipun di situ tidak diadakan toto atau lotere jenis apapun, tapi banyak orang menebak misalnya bahwa qari Sumatera Utara yang bernama A. Rochmat Lubis tidak mustahil keluar sebagai orang pertama. Dan meskipun akhirnya dari yang tampaknya merupakan favorit hadirin ini hanya menjadi orang kedua, tapi memang tidak sedikit prang memandang Sumatera Utara sebagai salahsatu- daerah yang dipenuhi qari-qari'ah yang mencorong - disamping Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Jawa Timor. Akan tetapi nama-nama pemenang menjadi pasti ketika KH Zaini Miftah, Ketua Dewan Juri, mengumumkannya lewat suaranya yang sendat-sendat dan banyak salah pada- malam penutupan di Stadion Utama (lihat box).
Dari situ diketahui bahwa juara juara I dan II memang berada di pulau Sumatera - untuk pria, din Kalimantan untuk wanita. Jawa, dan terutama Jawa Tengah yang dulu begitu bersinar-sinar, sudah sejak MTQ ke-IV di Medan merosot pamornya. Untuk kali ini hanya satu juara pertama muncul dari Jawa - yakni Jawa Timur untuk qari'ah tingkat SD. Sedang propinsi-propinsi lain yang dari dulu memang belum terkenal maju dalam seni-baca Qur'an, kali ini sebagian berhasil muncul dalam kelompok juara-juara harapan: Juara juara harapan ini, selain didapat juga oleh daerah-daerah yang sudah menggondol kejuaraan utama (I-III) tidak termasuk Kalimantan Barat, lahir di Kalimantan Timur (1 qari'ah), Jambi (1 qari), Sulawesi Tenggara (1 qari'ah), Maluku (1 qari dan 1 qari'ah) dan Aceh (1 qari'ah). Dan sementara DKI Jakarta mengulangi kembali prestasinya dengan merebut piala Juara Umum seperti halnya pada MTQ di Medan tahun kemarin, propinsi-propinsi lain di Indonesia yang sama sekali tidak disebut-sebut namanya barangkali sudah merasa cukup dengan bersedia turut-serta dalam pesta-agama ini. Sipa tahu mereka ada mengandung harapan untuk MTQ ke-VI tahun depan yang akan dilangsungkan di Mataram, Lombok. Selamat berdoa.
BOKS
Yang Lahir di Senayan
JUARA DEWASA UMUM
=================
Qari: 1. M. Harun A. Roni, 32 th, Sumatera Selatan
2. HMA Rochmat Lubis, 26 th, Sumatera Utara
3. Tadjuddin Hasan, 27 th, DKI Jakarta
***
Qari'ah:
1. Nurbani Ramli, 20 th, Kalimantan Barat
2. Rusdianah Abdan, 20 th, Kalimantan Selatan
3. Nur Ainun, 17 th, Sumatera Utara
***

No comments:
Post a Comment